//
you're reading...
Monggo rekkk...!!!

Material Vulkanik Bromo Berkurang

02 December 2010

Gunung Bromo mengeluarkan abu bercampur gas belerang kemarin. Abu bercampur belerang ini berbahaya bagi tanaman, tapi masih aman bagi manusia. PROBOLINGGO (SINDO) – Aktivitas vulkanik Gunung Bromo menunjukkan tanda-tanda penurunan. Jika sebelumnya material yang keluar dari kawah berisi pasir halus,kini tinggal asap berbau belerang,abu,dan uap air.Kendati demikian, status Gunung Bromo tetap awas hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan. Berdasarkan pantauan terakhir, Gunung Bromo terhitung sejak Selasa (30/11) pukul 18.00 WIB hingga 00.00 WIB terjadi gempa vulkanik sebanyak tiga kali dengan amplitudo 23–32 milimeter. Gempa berlangsung singkat antara 14–21 detik. Gempa tremor juga masih terus terjadi dengan amplitudo 1–10 milimeter. Tinggi kepulan asap yang keluar dari kawah menjulang 200– 300 meter.Warna asap ini putih kecokelatan. Sementara mulai pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB terjadi gempa vulkanik sebanyak 10 kali dengan amplitudo 14–38 milimeter. Lama gempa 10–30 detik. Gempa tremor masih berlangsung dengan amplitudo 2–4 milimeter. Tinggi kepulan asap 200 meter dengan warna pekat kecokelatan. “Kepulan asap mulai mengempis, tapi status Gunung Bromo awas.Namun, dari tanda-tanda ini bergerak menuju normal,” ujar Kepala Bidang Mitigasi Bencana Geologi dari Badan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Gede Suastika. Alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menambahkan, dia akan menurunkan status dari awas menjadi siaga jika terjadi penurunan gempa tremor antara 0–0,01 milimeter. Penurunan gempa ini harus terjadi selama satu pekan. Kemudian Gunung Bromo tidak lagi mengeluarkan abu maupun pasir halus.“Jadi,kalau hanya mengeluarkan uap air dan awannya berwarna putih, tentu status akan turun,”ungkapnya. Gede Suastika sejauh ini belum bisa memastikan bahwa penurunan aktivitas ini menunjukkan Bromo kembali normal.Sebab,selama fase penurunan ini Gunung Bromo sedang menyimpan energi untuk letusan selanjutnya. “Semua potensi (letusan lebih besar) tetap ada,”tandasnya. Sementara itu,sebaran abu vulkanik Gunung Bromo sudah mengarah ke Pasuruan,yakni di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, kemarin. Dua hari sebelumnya abu vulkanik ini juga telah menyebar di sebagian Desa Mororejo dan Podokoyo, Kecamatan Tosari. Meski demikian, sebaran abu vulkanik ini tidak membuat warga menjadi panik.“ Abu mulai menyebar di Desa Wonokitri mulai Selasa.Bagi kami, semburan abu ini sudah menjadi hal biasa,” papar Sukarin, warga Desa Wonokitri,kemarin. Abu vulkanik Gunung Bromo yang menyebar ke wilayah Tosari ini berwarna merah bubuk batu bata. Meski demikian,sebaran abu vulkanik tipis ini belum mengganggu kesehatan warga. Mereka melakukan aktivitas dan bekerja seperti hariharibiasanya. Sukarinyangjugastaf di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sektor Gunung Penanjakan itu berharap,warga tetap mengenakan masker agar terhindar dari udara bercampur abu. Sementara itu, Bakesbang Linmas Kabupaten Pasuruan telah menyiagakan tenda yang difungsikan sebagai posko bencana alam di halaman Kantor Camat Tosari.Tenda yang hingga kini masih belum dipasang tersebut disiagakan untuk mengantisipasi jika harus mengevakuasi warga. “Tenda yang kami kirimkan hanya untuk antisipasi. Ketika terjadi bencana,posko itu bisa difungsikan,”ucap Kepala Bakesbang Linmas Kabupaten Pasuruan Moch Yahya. Menurut Yahya, sejumlah tim SAR yang kini berada di Tosari telah mendata warga.Pendataan ini didasarkan atas klasifikasi usia, wanita hamil. Selain itu, juga dilakukan pendataan jumlah ternak. “Semuanya dalam rangka antisipasi saja,”tukasnya. Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin meminta warga di seputar pegunungan Tengger tetap menjaga kewaspadaan.Hal itu karena gunung yang masuk dalam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BNBTS) ini masih berstatus awas. Mantan anggota DPRD Jatim dari Fraksi PKB ini berencana mengecek kondisi kesehatan warga di Kecamatan Sukapura. “Kami ingin mengecek sejauh mana kondisi kesehatan warga terkait abu yang dikeluarkan Gunung Bromo ini,”ucapnya. Sementara itu, Kepala Dukun Kecamatan Ngadisari Mujono dengan cukup percaya diri mengaku bahwa letusan Gunung Bromo tidak akan mencelakai warga yang tinggal di sekitar pegunungan Tengger. Pasalnya,masyarakat Tengger percaya bahwa Gunung Bromo adalah leluhur suku Tengger. Letusan-letusan yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya juga hampir tidak pernah mencelakai suku Tengger. Sejak berstatus awas pada Selasa (23/11) lalu, sejumlah warga yang tinggal di lereng Gunung Bromo, seperti di Desa Wonokitri, Kabupaten Pasuruan, beberapa hari lalu menggelar ritual di dekat kawah Bromo.“Dalam ritual itu warga sudah memberi kambing seperti yang diminta leluhur. Karena itu, mudah-mudahan letusan ini akan segera berakhir,”tuturnya. Meski warga Tengger memiliki hubungan batin yang kuat dengan Gunung Bromo, dia tetap meminta warga tetap mengikuti prosedur pemerintah. Itu berlaku jika sewaktu- waktu Gunung Bromo benar- benar meletus dan ada instruksi dari pemerintah untuk mengungsi. “Kami akan ikuti instruksi dari pemerintah. Kalau diminta mengungsi, kami akan mengungsi,” tambahnya. Siang kemarin sejumlah anggota DPR Komisi VIII mengunjungi Gunung Bromo. Kedatangan para wakil rakyat ini untuk meninjau langsung lokasi letusan dan persiapan apa saja yang dilakukan oleh pemerintah setempat.“Kami selama ini kan hanya mengetahui berita dari media massa. Kami ingin tahu keadaannya seperti apa. Jadi, nanti akan diketahui bagaimana penanganannya,” ujar anggota DPR Ali Maschan Moesa. (lukman hakim/ arie yoenianto)

About baskara90

Terima kasih kepada siapa saja yang telah membuka blog ini. Saya adalah Hafiizh Baskara. Seorang pria yang terlahir di Jombang pada tanggal 17 Juli 1990. Dari pasangan Suami-Istri yaitu Drs. Adi Rahardjo dan Dra. Surjani Hasana, dan kini beliau berdua memiliki tiga putra. Hafiizh Baskara, Zahdiar Radin, dan Yunia N. Azizah. Untuk saat ini saya sedang melanjutkan studi di Fakultas Kehutanan - Institut Pertanian Bogor. Dan untuk saat ini penulis sedang duduk di semester lima. Aktivitas lain selain kuliah adalah menjadi seorang desainer grafis di sebuah perusahaan kecil yaitu "D'art Painting Company". merupakan sebuah perusahaan kecil yang terkonsentrasi di bidang Sepatu Lukis (Painting Shoes) dan di bidang konveksi. Pemuda dengan tinggi badan 187 cm ini menyenangi segala sesuatu yang berhubungan dengan desain grafis, IT, dan olah raga. sebuah impian yang selalu ingin di capai untuk saat ini adalah ingin menjadi seseorang yang sangat bermanfaat bagi dunia.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kalender

Desember 2010
S S R K J S M
« Okt   Jan »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
%d blogger menyukai ini: