//
you're reading...
Artikel Terbaru

Pemanenan Hutan

Pemanenan hutan dapat diartikan sebagai serangkaian tahapan kegiatan yang mengubah nilai potensial hasil hutan (kayudannon-kayu) menjadi barang (kayubulatatauhasilhutannon-kayulainnya) yang  bernilai actual. Tujuan dilakukan pemanenan hutan adalah untuk meningkatkan nilai hutan, mendapatkan produk hasil hutan yang dibutuhkan masyarakat, memberi kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitar hutan, memberikan kontribusi kepada devisa negara dan membuka akses wilayah. Sejalan dengan berkembangnya teknologi pemanenan hutan maka diharapkan kegiatan pemanenan hutan dilakukan adalah ramah lingkungan.

Pemanenan hasil hutan ramah lingkungan dilakukan agar kelestarian hasil atau ekosistem hutan tetap terjaga. Sebenarnya prinsip pemanenan hutan ramah lingkungan telak dilakukan sejak dahulu kala. Pada tahun 1788, salah seorang pengumpul pajak Bangsa Austria  memperkenalkan sebuah  prinsip dalam pemanenan hutan haruslah berlandaskan kepada kemampuan hutan dalam memberikan hasil secara teratur dan berkelanjutan serta menjaga kelestarian hutan. Saat itu setiap pemanen hutan untuk penilaian terhadap hutan akan dikenai pajak.

Dengan dilakukannya pemanenan hutan ramah lingkungan ini maka bentuk bencana yang terjadi di bumi ini akan semakin sedikit. Pada umumnya pemanenan hutan berdampak positif bagi kehidupan social ekonomi tetapi berdampak negative bagi lingkungan. Sehingga menyebabkan pemanenan hutan dimasa mendatang dimana sumberdaya hutan mulai langka, bahan baku makin ke hulu, topografi semakin berat, dituntut produktivitas tinggi, pertimbangan lingkungan sangat penting selain ekonomis.

Maka untuk mendapatkan pemanenan yang ramah lingkungan diperlukan beberapa tahap pemanenan pemanenan seperti perencanaan, jenis alat yang digunakan serta teknik pemaenan yang digunakan. Perencanaan pemanenan hutan yang baik adalah dapat menjamin kepastian terpeliharanya keanekaragaman hayati, terpeliharanya kualitas tanah, air dan udara serta menjamin terpeliharanya kehidupan budaya masyarakat sekitar. Penggunaan peralatan sistem mekanis yang ramah lingkungan seperti jenis traktor yang lebih ramah lingkungan tetapi produktivitas lebih tinggi. Selain itu, agar pemanenan hutan ramah lingkungan tetap terjaga maka    perlu diterapkannya sistem pemanenan dengan menggunakan teknik silvikultur. Teknik silvikultur yang digunakan antara lain Indonesian selective cutting and re-planting (Tebang Pilih Tanam Indonesia –TPTI), Clear cutting system with human/artificial re-generation (Tebang Habis Permudaan Buatan–THPB), Clear cutting system with natural re-generation (Tebang Habis Permudaan Alam–THPA), Indonesian strip cutting and re-planting (TebangJalurTanamIndonesia –TJTI), dan Selective cutting and strip re-planting (Tebang Pilih Tanam Jalur–TPTJ).

Tebang Pilih Tanam Indonesia (TPTI) merupakan tahapan pengelolaan hutan yang  terencana, terdiri dari penebangan, penanaman areal bekas tebangan dan pemeliharaan tegakan tinggal untuk menjaga kelestarian hasil hutan kayu dan non-kayu. TPTI ini dilakukan untuk memperoleh struktur dan komposisi tegakan tidak seumur yang  optimal dan lestari. Syarat dimeter  pohon yang diijinkan untuk ditebang pada sistem ini adalah unutk hutan darat > 50 cm, sedangkan HPT >60 cm. Dengan menerapkan sistem-sistem tersebut maka keberadaan hutan dengan luasan, keadaan dan kualitas ideal tertentu seperti yang dikehendaki, merupakan keluaran pemanenan hutan yang harus dicapai agar hasil yang diharapkan untuk diperoleh, berupa barang, manfaat, dan nilai-nilai ekosistem yang telah ditentukan dapat dicapai.

 

About baskara90

Terima kasih kepada siapa saja yang telah membuka blog ini. Saya adalah Hafiizh Baskara. Seorang pria yang terlahir di Jombang pada tanggal 17 Juli 1990. Dari pasangan Suami-Istri yaitu Drs. Adi Rahardjo dan Dra. Surjani Hasana, dan kini beliau berdua memiliki tiga putra. Hafiizh Baskara, Zahdiar Radin, dan Yunia N. Azizah. Untuk saat ini saya sedang melanjutkan studi di Fakultas Kehutanan - Institut Pertanian Bogor. Dan untuk saat ini penulis sedang duduk di semester lima. Aktivitas lain selain kuliah adalah menjadi seorang desainer grafis di sebuah perusahaan kecil yaitu "D'art Painting Company". merupakan sebuah perusahaan kecil yang terkonsentrasi di bidang Sepatu Lukis (Painting Shoes) dan di bidang konveksi. Pemuda dengan tinggi badan 187 cm ini menyenangi segala sesuatu yang berhubungan dengan desain grafis, IT, dan olah raga. sebuah impian yang selalu ingin di capai untuk saat ini adalah ingin menjadi seseorang yang sangat bermanfaat bagi dunia.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kalender

Januari 2011
S S R K J S M
« Des   Feb »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
%d blogger menyukai ini: