//
you're reading...
Artikel Terbaru

TEKNIK PENGUNDUHAN DAN EKSTRAKSI BENIH TANAMAN HUTAN

Benih tanaman yang selanjutnya disebut benih adalah tanaman atau bagiannya yang digunakan untuk memperbanyak dan atau mengembangbiakkan tanaman. Berdasarkan definisi tersebut dapat diartikan bahwa benih adalah hasil perkembangbiakan secara generatif maupun vegetatif yang akan digunakan untuk memperbanyak tanaman atau untuk usaha tani. Adapun yang akan dibahas dalam modul ini adalah benih berupa biji yang berasal dari perkembangbiakan secara generatif. Sedangkan benih bermutu mempunyai pengertian bahwa benih tersebut varietasnya benar dan murni, memiliki mutu genetis, mutu fisiologis, dan mutu fisik yang tinggi dan sesuai dengan standar mutu benih sesuai dengan kelas benihnya. Perbenihan tanaman hutan merupakan segala sesuatu yang berkaitan dengan pengelolaan benih tanaman hutan. Kegiatan yang tercakup di dalamnya adalah pegelolaan sumber benih, pengadaan benih, peredaran benih, dan sertifikasi benih. Kegiatan pengadaan benih mencakup pencarian, pemanenan/pengunduhan, pengumpulan, ekstraksi benih, pembersihan, seleksi, dan penyimpanan. Ekstraksi benih merupakan kegiatan mengeluarkan dan membersihkan benih dari bagian-bagian lain buah, seperti tangkai, kulit dan daging buah. Dikenal dua macam ekstraksi benih yaitu ekstraksi kering yang dilakukan terhadap buah berbentuk polong (Acacia sp, Paraserianthes falcataria) dan jenis-jenis yang memiliki daging buah yang kering (Swietenia macrophylla), sedangkan ekstraksi basah dilakukan terhadap jenis-jenis yang memiliki daging buah yang basah seperti Gmelina arborea, Melia azedarach dan Azadirachta indica.

 Pengunduhan benih

Pengunduhan benih sebaiknya dilakukan apabila pohon induk dari benih yang akan diunduh telah cukup umur dan sehat. Pohon induk yang sehat dicirikan oleh batang yang lurus dan serta bebas dari hama/penyakit (Wbisono et al, 2006). Terdapat beberapa teknik pengunduhan yang dilakukan di dalam praktiku kali ini, diantaranya :

1. Dipetik langsung dari pohon

Untuk mengambil buah bunga merak dari pohonnya digunakan teknik dipetik langsung dari pohon. Teknik pengunduhan ini dapat disebut juga dengan teknik memanjat. Diperlukan langkah-langkah yang tepat  agar keselamatan pemanjat dapat tetap terjaga, berikut adalah langkah-langkahnya :

A. Persiapan

Dalam rangka melaksanakan pemanjatan pohon dibutuhkan adanya kombinasi antara kekuatan fisik dan keseimbangan. Selain itu persiapan alat dan perlenkapan pemanjatan juga harus dipersiapkan guna melindungi pemanjat.

B. Pemanjatan Pohon

Pemanjatan dapat dilakukan dengan berbagai macam cara dan alat, seperti dengan menggunakan tangga maupun tali serta dengan mengkombinasikan beberapa alat. Dibawah ini akan dijelaskan mengenai pemanjatan dengan menggunakan tali dan spurs. Pada saat memulai pemanjatan kita harus menguasai teknik dan alat dalam pemanjatan pohon.

 C. Turun dari Pohon

Sebelum kita turun pastikan alat dan benih sudah berapa dibawah terlebih dahulu. Turun dari pohon dapat menggunakan. Apabila panjang tali utama tidak cukup panjang, maka harus memindahkan anchor pada cabang yang lebih rendah. Setelah kita ukur tinggi pohon dengan tali utama, kita turun dari pohon dengan menggunakan “figure 8″. Selain dengan figure 8 kita dapat pula menggunakan tali prussik maupun descender.

 

2. Merontokkan dengan Galah

Untuk mengambil buah saga dari pohonnya adalah dengan menggunakan bantuan alat galah. Metode ini dipakai pada pohon yang tidak terlalu tinggi, biji dalam buah terlindungi dengan baik oleh kulit buah, sehingga tidak rausak ketika jatuh, dan batang pohonnya relatif susah untuk dipanjat.

3. Mengumpulkan Buah atau Benih Langsung Di Bawah Pohon

Untuk mengambil buah gmelina atau jati putih, cara yang digunakan adalah langsung mengumpulkan buah atau benih yang berada di bawah pohon. Metode ini digunakan pada pohon yang sulit untuk dipanjat maupun diambil buahnya dengan menggunakan galah. Pengunduhan buah dengan metode ini lebih mudah dengan dua metode sebelumnya, selain itu, biaya yang dikeluarkan juga relatif lebih murah.

 

Ekstraksi benih

Menurut  Utomo (1989) dalam Nurhayati (1997) ekstraksi benih merupakan peroses pengeluaran benih dari buah, polong, kerucut, kapsul atau bahan pembungkus benih lainnya. Menurut Utomo (1989) dalam Nurhayati (1997) berdasarkan  jenis buahnya, ekstrkasi benih dapat dilakukan dengan cara basah dan kering. Ekstraksi cara basah pada praktikum kali ini dilakukan pada buah saga dan buah gmelina. Ekstraksi basah ini bertujuan untuk menghilangkan daging buah. Ekstraksi cara kering pada praktikum kali ini dapat dilakukan pada benih bunga merak, hal ini dilakukan untuk pengeringan buah. Pengeringan dapat dilakukan dengan menggunakan sinar matahari atau dengan menggunakan panas buatan.

About baskara90

Terima kasih kepada siapa saja yang telah membuka blog ini. Saya adalah Hafiizh Baskara. Seorang pria yang terlahir di Jombang pada tanggal 17 Juli 1990. Dari pasangan Suami-Istri yaitu Drs. Adi Rahardjo dan Dra. Surjani Hasana, dan kini beliau berdua memiliki tiga putra. Hafiizh Baskara, Zahdiar Radin, dan Yunia N. Azizah. Untuk saat ini saya sedang melanjutkan studi di Fakultas Kehutanan - Institut Pertanian Bogor. Dan untuk saat ini penulis sedang duduk di semester lima. Aktivitas lain selain kuliah adalah menjadi seorang desainer grafis di sebuah perusahaan kecil yaitu "D'art Painting Company". merupakan sebuah perusahaan kecil yang terkonsentrasi di bidang Sepatu Lukis (Painting Shoes) dan di bidang konveksi. Pemuda dengan tinggi badan 187 cm ini menyenangi segala sesuatu yang berhubungan dengan desain grafis, IT, dan olah raga. sebuah impian yang selalu ingin di capai untuk saat ini adalah ingin menjadi seseorang yang sangat bermanfaat bagi dunia.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kalender

Mei 2011
S S R K J S M
« Mar   Sep »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
%d blogger menyukai ini: