//
you're reading...
Artikel Terbaru

INVENTARISASI FASILITAS PEMBESARAN DAN PENDEDERAN IKAN LELE (Clarias sp.)

Salah satu indikator keberhasilan dalam budidaya ikan adalah produktivitas yang dihasilkan dari kegiatan budidaya tinggi. Produktivitas perairan erat kaitannya dengan parameter pertumbuhan dan kepadatan ikan. Apabila dalam kegiatan budidaya dengan kepadatan tinggi menghasilkan pertumbuhan yang tinggi pula dapat dikatakan budidaya ikan berhasil. Tetapi keberhasilan tersebut harus diupayakan dengan melakukan inovasi teknologi dan manajemen dalam budidaya. Inovasi teknologi dapat dilakukan dalam sistem pengairan. Air merupakan media utama dalam pemeliharaan ikan, tanpa air yang baik  ikan tidak dapat tumbuh dengan maksimal. Tetapi ketersediaan air yang baik untuk budidaya sangat terbatas, maka dari itu penggunaan air harus seefektif dan seefisien mungkin. Penggunaan air yang efektif dan efisien dapat dilakukan dengan penerapan teknologi resirkulasi. Teknologi ini memanfaatkan air yang sudah ada lalu di gunakan kembali setelah mengalami filtrasi. Penggunaan air akan lebih hemat, karena air digunakan berulang kali, selain itu ikan yang dipelihara akan memperoleh air yang selalu berganti.

Penerapan teknologi resirkulasi dalam praktikum ini akan diterapkan dalam pendederan ikan lele, dengan penerapan resirkulasi diharpakan produktivitas ikan meningkat. Pendederan ini dilakukan untuk mencapai ukuran tertentu dan dalam waktu yang telah ditentukan dan diupayakan agar kepadatan ikan didalam wadah setingi-tingginya. Untuk membuktikan apakah sistem resirkulasi dapat menghasilkan produktivitas yang tinggi juga akan dilakukan pendederan dengan sisitem sirkulasi. Keahlian pemasangan instalasi resirkulasi juga sangat diperlukan dalam praktikum ini agar sistem yang dipasang tepat guna. Sebelum melakukan percobaan dilakukan perencanaan terlebih dahulu agar dalam pengelolaannya sesuai dengan target produksi. Maka dari itu, praktikum ini diperlukan untuk mengembangkan keahlian penerapan teknologi dan manajemen dalam budidaya air tawar dengan melakukan percobaan pendederan ikan lele dengan sistem resirkulasi dan sirkulasi.

Metode Sirkulasi

Metode sirkulasi dilakukan dengan cara pergantian air secara berkala sesuai jumlah persentase air yang diganti dan penggunaan air yang sekali pakai. Pergantian air dilakukan dengan menambahkan air dari air tandon yang telah dipersiapkan. Pembuangan air dilakukan dengan metode sipon yaitu menggunakan selang yang diberi saringan pada ujung yang berada di dalam akuarium agar ikan tidak tersedot dan terbuang.

Metode Resirkulasi

Sistem  resirkulasi air adalah sistem pada teknik budidaya yang mempertahankan kesegaran air diatas ambang toleransi selama periode tertentu tanpa mengganggu pertumbuhan ikan. sistem resirkulasi ini merupakan sistem air yang dipakai terus menerus dengan memakai sistem filtrasi. Sistem ini memerlukan aliran air yang dapat terkendali serta pompa untuk mengalirkan air tersebut.  Hal yang pertama dilakukan pada sistem resirkulasi adalah air dipompa dan dimasukkan kedalam akuarium, selanjutnya air buangan dari akuarium tadi dimasukkan kedalam bak filter untuk penjernihan setelah melewati filter air dapat digunakan kembali untuk mengisi air di akuarium.

Berikut adalah tabel inventarisasi untuk kebutuhan dalam kegiatan pembesaran dan pendederan ikan lele (Clarias sp.) :

No.

Uraian

Jumlah

Unit

Spesifikasi*

Kondisi

Kebutuhan seharusnya

1

Akuarium I

20

Buah

Dimensi : 60 x 28 x 34 cm

Ketebalan Kaca : 0.5 cm

Kurang baik

20

2

Akuarium II

8

Buah

Dimensi : 58.5 x 27 x 30 cm

Ketebalan Kaca : 0.5 cm

Baik

 

3

Rak Besi

1

Buah

Dimensi : 340 x 45 x 225 cm

Baik

1

4

Pengatur Aerasi

65

Buah

Terpasang

40

5

Selang Aerasi

59

Buah

Diameter selang : 0.5 cm

Panjang selang : 0.5m-1m

  Terpasang

40

6

Batu Aerasi

49

Buah

Batu aerasi besar

Terpasang (2 rusak)

40

7

Lampu

18

Buah

25 Watt

10 rusak

20

8

Bak Resirkulasi (Fiber)

4

Buah

Dimensi : 90 x 36 x 80 cm

Ketebalan Fiber : 0.5 cm

Baik

4

9

Bak Pembesaran

5

Buah

Dimensi : 3 x 2 x 0.75 m

Ketebalan Beton : 15 cm

Baik

5

10

Pipa Outlet

1

Buah

Ukuran 1 1/4 inch

Baik

1

11

Blower

1

Buah

Kecepatan : 450 L/min

Baik

1

12

Tandon

3

Buah

Volume : 3 Ton @ tandon

Diameter : 2 m

Baik

3

14

Pompa air

1

Buah

220v-240v, 50 Hz, 13 Watt, Kap.Max ; 700L/H

Kedalaman : 700L/H

Baik

1

Berdasarkan fasilitas-fasilitas yang dimiliki untuk kegiatan pembesaran dan pendederan ikan lele (Clarias sp.) dapat dilihat antara lain untuk akuarium terdapat 2 bagian. Akuarium I telah sesuai dengan kebutuhan yang seharusnya jika dilihat dari jumlah yang tersedia sebanyak 20 buah dengan spesifikasi yang berdimensi 60x28x34 cm dan ketebalan kaca 0.5 cm, namun kondisi dari akuarium masih kurang baik untuk dipakai. Berbeda dengan akuarium II yang jumlahnya sebanyak 8 buah dengan dimensi 58.5x27x30 cm dan ketebalan kaca 0.5 cm tetapi kondisinya masih baik atau layak pakai. Rak akuarium berbentuk persegi panjang terbuat dari bahan besi yang jumlahnya 1 buah dengan kondisi masih baik dan telah sesuai dengan kebutuhan yang seharusnya digunakan. Untuk Pengatur aerasi, selang aerasi, dan batu aerasi yang jumlahnya masing-masing 65, 59, dan 49 buah dengan kondisi masih terpasang, tetapi kondisi batu aerasi terdapat kerusakan sebanyak 2 buah. Namun jumlahnya yang tersedia masing-masing lebih banyak daripada jumlah yang seharusnya dibutuhkan. Lampu tersedia sebanyak 18 buah dengan daya 25 watt dengan kondisi mengalami kerusakan sebanyak 10 buah, namun tidak sesuai dengan jumlah yang seharusnya dibutuhkan yaitu 20 buah. Bak resirkulasi (fiber) yang berjumlah 4 buah dengan dimensi 90x36x80 cm dan ketebalannya 0.5 cm dengan kondisi masih baik telah sesuai dengan kebutuhan yang seharusnya digunakan sebanyak 4 buah. Bak pembesaran sebanyak 5 buah yang dimensinya 3x2x0.75 cm dengan ketebalan beton 15 cm, kondisi masih baik telah sesuai dengan jumlah yang seharusnya digunakan. Pipa outlet yang tersedia 1 buah dengan ukuran 1,25 inch, kondisi masih baik telah sesuai dengan jumlah yang seharusnya digunakan. Blower yang tersedia yaitu 1 buah dengan kecepatan 450 L/min yang kondisinya masih baik telah sesuai dengan kebutuhan yang seharusnya digunakan. Tandon yang tersedia yaitu 3 buah dengan volume 3 ton @ tandon dan diameternya 2 m, kondisi masih baik dan jumlah yang tersedia telah sesuai dengan jumlah yang seharusnya digunakan. Begitu juga dengan pompa air yang tersedia 1 buah, kondisinya masih baik telah sesuai dengan kebutuhan yang seharusnya digunakan.

Jadi, dari tabel hasil yang diperoleh dapat dilihat setelah dilakukan pengecekan fasilitas-fasilitas yang dilanjutkan dengan pendataan semua potensi yang tersedia menunjukkan bahwa potensi yang ada tidak mencukupi kebutuhan untuk mencapai target produksi, dikarenakan terdapat dari beberapa fasilitas-fasilitas tersebut kondisinya kurang baik, mengalami kerusakan, serta  jumlah fasilitas yang tersedia tidak sesuai dengan jumlah yang seharusnya digunakan.

About baskara90

Terima kasih kepada siapa saja yang telah membuka blog ini. Saya adalah Hafiizh Baskara. Seorang pria yang terlahir di Jombang pada tanggal 17 Juli 1990. Dari pasangan Suami-Istri yaitu Drs. Adi Rahardjo dan Dra. Surjani Hasana, dan kini beliau berdua memiliki tiga putra. Hafiizh Baskara, Zahdiar Radin, dan Yunia N. Azizah. Untuk saat ini saya sedang melanjutkan studi di Fakultas Kehutanan - Institut Pertanian Bogor. Dan untuk saat ini penulis sedang duduk di semester lima. Aktivitas lain selain kuliah adalah menjadi seorang desainer grafis di sebuah perusahaan kecil yaitu "D'art Painting Company". merupakan sebuah perusahaan kecil yang terkonsentrasi di bidang Sepatu Lukis (Painting Shoes) dan di bidang konveksi. Pemuda dengan tinggi badan 187 cm ini menyenangi segala sesuatu yang berhubungan dengan desain grafis, IT, dan olah raga. sebuah impian yang selalu ingin di capai untuk saat ini adalah ingin menjadi seseorang yang sangat bermanfaat bagi dunia.

Diskusi

2 thoughts on “INVENTARISASI FASILITAS PEMBESARAN DAN PENDEDERAN IKAN LELE (Clarias sp.)

  1. saya punya kolam lele, semuanya kolam beton. dilokasi saya mengandalkan aliran air irigasi yg kadang bagus kadang kurang bagus. bagaimana caranya agar saya tidak ketergantungan dengan aliran air irigasi tsb. kolam tandon saya 16x15m2..tks

    Posted by Nofriadi Agung | Maret 19, 2012, 11:39 pm

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kalender

November 2011
S S R K J S M
« Sep   Okt »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
%d blogger menyukai ini: