//
you're reading...
Artikel Terbaru

PEMBENIHAN IKAN CUPANG (Betta splendens)

Biologi Ikan Cupang

Ikan cupang adu (Betta spendens) merupakan anggota dari famili Anabantidae. Anabantidae merupakan satu-satunya famili yang mencakup seluruh ikan berlabirin.  Betta splendens memiliki tubuh yang lonjong dengan bagian depan sedikit membulat dan memipih pada bagian belakang. Mulutnya dapat disembulkan dengan lubang mulut terletak serong pada bagian depan kepala. Badan dan kepala bersisik kasar. Ikan betina berwarna kusam, tetapi ikan jantan mempunyai warna metalik yang mengkilat. Ikan cupang jantan maupun betina memiliki sisik gurat sisi berjumlah 29-33 keping (Djuhanda, 1981).

Klasifikasi ikan Cupang menurut Regan, 1910 :

Kingdom         : Animalia

Phylum            : Chordata

Class                : Actinopterygii

Ordo                : Perciformes

Family             : Osphronemidae

Genus              : Betta

Species            : Betta splendens

Ikan Cupang hidup di daerah tropis, terutama di Asia sampai Afrika. Habitat asalnya berupa perairan dangkal berair jernih, seperti daerah persawahan atau anak sungai yang bertemperatur 24-27 derajat celcius dengan pH berkisar 6,2-7,5 serta tingkat kandungan mineral terlarut dalam air atau kesadahan (hardness) berkisar 5-12 dH. Pada umumnya cupang sanggup hidup dan berkembang biak dengan baik pada kisaran pH 6,5-7,2 dan hardness berkisar 8,5-10 dH.

Sirip dorsal terletak lebih ke belakang, memiliki jari-jari keras dan 8-9 jari-jari lunak. Sirip anal panjang dan lebar, dimulai dari belakang anus dan berakhir di belakang dekat pangkal sirip kaudal, memiliki 1-4 jari-jari keras dan 21-24 jari-jari lunak. Ujung sirip anal berbentuk lancip. Sirip perut berukuran kecil, terletak di bawah sirip dada, memiliki 1 jari-jari keras dan 5 jari-jari lunak. Satu dari jari-jari lunak berukuran lebih panjang dari yang lainnya. Sirip dada bentuknya membulat, memiliki 12-13 jari-jari lunak (Djuhanda, 1981).

Cara Budidaya Ikan Cupang

Penyeleksian induk

Salah satu faktor yang menentukan kualitas ikan yang dipelihara adalah bibit yang digunakan. Sedangkan bibit tergantung dari kualitas indukannya. Ikan cupang memiliki beragam jenis, mulai dari cupang aduan hingga cupang hias. Jenis-jenis cupang dihasilkan dari perkawinan silang antara jenis cupang yang satu dengan jenis cupang yang lainnya. Oleh karena itu, sebelum melakukan proses pemijahan, diperlukan seleksi induk agar menghasilkan jenis cupang yang berkualitas.

Adapun jenis-jenis cupang yang sudah dikenal adalah cupang plakat, cupang crown tail, cupang halfmoon, dan cupang double tail. Dengan menyeleksi induk yang tepat, proses pemijahan dapat berlangsung dengan baik. Artinya, induk betina tidak akan terlalu cedera karena dalam proses pemijahan biasanya induk jantan sering menghantam induk betina. Jika induk betina belum slap kawin maka akan berakibat kematian karena induk betina akan selalu dihajar induk jantan. Sebaliknya, jika induk jantan belum siap kawin, namun induk betina sudah siap kawin maka induk jantan tetap menghajar terus induk betina karena menganggap musuhnya. Oleh karena itu, perlu adanya keterampilan khusus dalam menyeleksi induk yang akan dipijahkan.

Proses Pemijahan

Pada budi daya Ikan cupang, tahap pemijahan ikan jenis ini memiliki cara yang berbeda dengan proses pemijahan ikan air tawar lainnya karena ikan cupang memiliki sifat yang suka bertarung terhadap sesama ikan cupang, antara sesama jantan atau antara induk jantan dengan induk betina. Oleh karena itu, diperlukan adanya strategi yang tepat agar induk betina tidak mengalami cidera yang serius dalam proses pemijahan.

Pemijahan dilakukan dilakukan di kolam pemijahan, dapat menggunakan akuarium sedang atau ember kecil. Strategi dalam pemijahan ikan cupang adalah masukan ikan jantan ke dalam kolam pemijahan (akuarium sedang atau ember kecil), kemudian secara terpuisah masukkan betina ke dalam botol bekas selai atau toples kecil. Setelah kedua induk tersebut ditempatkan terpisah, kemudian masukkan botol selai yang bersi induk betina ke dalam kolam pemijahan yang berisis induk jantan. Tempatkan botol selai yang berisi induk betina tersebut dengan posisi tengah-tengah kolam pemijahan yang berisi induk jantan dan biarkan selama 2 hari. Hal tersebut dimaksudkan agar induk jantan saling mengenal dengan induk betina yang berada di dalam botol selai tersebut dan ketika dicampurkan, induk jantan sudah tidak agresif menyerang induk betina.

Setelah 2 hari dan induk jantan telah membuat busa di sudut kolam, barulah induk betina dimasukkan ke dalam kolam pemijahan yang berisi induk jantan tersebut. Tutup kolam pemijahan dan tunggu hingga 2-3 hari. Sebaiknya setiap hari selalu dilihat apakah busa yang dibuat induk jantan tersebut sudah berisi telur atau belum. Untuk dapat melihat dengan jelas apakah busa sudah berisi telur atau belum, dapat diterawang menggunakan lampu senter. Busa tersebut berupa butiran kecil berwarna putih kekuning-kuningan.

Jika sudah tampak telur cupang maka segera pindahkan induk betina ke dalam kolam pematangan gonad karena jika tidak maka induk betina akan memakan telurnya dan induk betina pun akan terus dihajar oleh induk jantan. Setelah itu, biarkan induk jantan yang mengurusi telur tersebut hingga menetas. Telur akan menetas 2-3 hari setelah telur dibuahi. Setelah menetas, barulah induk jantan dipindahkan ke kolam pematangan gonad dan benih cupang dipindahkan ke dalam kolam pembesaran. Pada umur 1,5 sebaiknya benih cupang ditempatkan di kolam pematangan gonad karena pada umur tersebut ikan cupang sudah mulai agresif untuk saling bertarung.

 Tahap Pemanenan

Tahapan yag paling ditunggu oleh pengusaha adalah tahap pemanenan. Untuk Ikan cupang mulai dapat dipanen setelah berumur sekitar 2-3 bulan karena pada umur tersebut ikan cupang sudah mulai tampak keindahannya.

Pemasaran

Sesuai dengan jenis ikan cupang sebagai ikan hias maka pemasarannya pun berbeda dengan ikan konsumsi. Ikan cupang biasanya dipasarkan di kios-kios ikan hias. Penggemar ikan cupang tidak hanya di dalam negeri, tetapi sudah mendunia sehingga ikan cupang dapat dipasarkan di internet.

Trik lain yang dapat diterapkan untuk meningkatkan nilai jual ikan cupang yang Anda budidayakan , usahakan urtuk selalu mengikuti kontes cupang dan bergabunglah menjadi anggota komunies penggemar ikan cupang karena dengan cara tersebut maka potensi pemasarari ik.an cupang menjadi efektif.

Analisis Usaha

Analisis usaha budi daya ikan cupang dengan membeli 8 pasang indukan cupang hias, antara lain:

Biaya investasi
1 Indukan cupang 8 pasang @ Rp 200.000 Rp 1.600.000
2 Akuarium Rp 280.000
3 Botol bekas air mineral 1 liter 1.600 20 x 20 x 25 cm’ 8 buah @ Rp 35.000buah @ Rp 500 Rp 800.000
4 Pembuatan kolam semen 1 m3 8 buah@ Rp 120.000 Rp 3.640.000
Total Rp
Biaya operasional
1 Pakan: Pupuk kandang 1 karung Rp 9.000
2 Biaya obat/lain-lain Rp 100.000
Total Rp 109.000
3 Jumlah modal awal Rp 3.749.000
4 Panen dalam 2 bulan menghasilkan:
Benih berkualitas (8×50) @ Rp 9.000 Rp 3.600.000
Benih sisa (8×100) @ Rp 3.500 Rp 2.800.000
Pendapatan Rp 6.400.000
Pengeluaran Rp 3.749.000
Keuntungan Rp 2.651.000
BEP = 2 x panen

About baskara90

Terima kasih kepada siapa saja yang telah membuka blog ini. Saya adalah Hafiizh Baskara. Seorang pria yang terlahir di Jombang pada tanggal 17 Juli 1990. Dari pasangan Suami-Istri yaitu Drs. Adi Rahardjo dan Dra. Surjani Hasana, dan kini beliau berdua memiliki tiga putra. Hafiizh Baskara, Zahdiar Radin, dan Yunia N. Azizah. Untuk saat ini saya sedang melanjutkan studi di Fakultas Kehutanan - Institut Pertanian Bogor. Dan untuk saat ini penulis sedang duduk di semester lima. Aktivitas lain selain kuliah adalah menjadi seorang desainer grafis di sebuah perusahaan kecil yaitu "D'art Painting Company". merupakan sebuah perusahaan kecil yang terkonsentrasi di bidang Sepatu Lukis (Painting Shoes) dan di bidang konveksi. Pemuda dengan tinggi badan 187 cm ini menyenangi segala sesuatu yang berhubungan dengan desain grafis, IT, dan olah raga. sebuah impian yang selalu ingin di capai untuk saat ini adalah ingin menjadi seseorang yang sangat bermanfaat bagi dunia.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kalender

November 2011
S S R K J S M
« Sep   Okt »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
%d blogger menyukai ini: